Dehidrasi Salah Satu Sebab Kencing Berwarna Kuning Tua

inmalay – Urine adalah produk ekskresi cairan yang mengandung senyawa limbah air dan senyawa larut air, yang dihasilkan dalam proses metabolisme yang terjadi di dalam sel hidup. Bahan limbah yang larut dalam air yang ditemukan dalam urin terutama produk nitrogen seperti urea, asam urat, dan kreatinin. Beberapa hormon, enzim, dan garam mineral juga dapat ditemukan dalam urin.

Urin pada dasarnya adalah cairan berwarna kuning transparan, tidak berwarna atau pucat, dan sedikit bersifat asam. Warna itu mungkin berfluktuasi sedikit dari waktu ke waktu, dan kebanyakan bukan alasan untuk khawatir.

Karakter khas jerami atau warna kuning pucat urin diberikan oleh pigmen – urokrom. Setiap perubahan warna urin dari kuning pucat menjadi kuning tua bisa disebabkan karena beberapa faktor.

Urin yang warnanya kuning tua seringkali merupakan tanda bahwa seseorang mengalami dehidrasi, atau tidak cukup minum air putih. Hal ini juga bisa terjadi bila seseorang berkeringat banyak, dan tidak mengisi air yang hilang. Faktor penting lain yang dapat menyebabkan dehidrasi adalah muntah dan diare berlebihan. Karena dehidrasi, urin menjadi terkonsentrasi dengan bahan limbah nitrogen, dan berubah dari cairan yang tidak berwarna menjadi berwarna kuning gelap. Konsentrasi tinggi limbah nitrogen dapat memberi bau busuk pada urin, seiring dengan perubahan warnanya.

Mengonsumsi suplemen vitamin B kompleks bisa memberi warna kuning pada urin atau terang. Vitamin B kompleks adalah vitamin yang larut dalam air, dan karenanya, kelebihan jumlah apapun yang tidak dapat dimanfaatkan oleh tubuh diekskresikan dalam urin. Obat-obatan seperti turunan kina dan kina, rifampisin, warfarin, nitrofurantoin, dan sulfamethoxazole dapat menanamkan warna kuning atau oranye gelap pada urin juga. Seseorang juga bisa mengalami urine gelap jika ia baru saja menggunakan obat pencahar. baca juga Kecing Berdarah

Share this post